JAKARTA — Mal Ciputra Jakarta sukses menggelar Barongsai International Competition 2026 di Center Court Lower Ground, Mal Ciputra Jakarta. Kompetisi yang berlangsung pada 19–20 September 2026 tersebut terselenggara atas kerja sama Mal Ciputra Jakarta dengan Kong Ha Hong dan Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI).
Setelah pada tahun sebelumnya digelar dalam skala Jabodetabek, kompetisi tahun ini naik kelas menjadi ajang internasional dengan menghadirkan 10 tim dari lima negara. Peserta terdiri atas enam tim dari Indonesia serta masing-masing satu tim dari Australia, Malaysia, Tiongkok, dan Hong Kong.
Sejumlah peserta dari luar Indonesia memiliki rekam jejak sebagai juara nasional di negaranya masing-masing. Kehadiran mereka membuat kompetisi berlangsung semakin kompetitif sekaligus memberikan kesempatan bagi atlet-atlet Indonesia untuk memperoleh pengalaman bertanding di tingkat internasional.
Konferensi Pers
Menjelang pertandingan, konferensi pers diselenggarakan pada Jumat malam, 18 September 2026, untuk menyampaikan persiapan, format pertandingan, serta kolaborasi para pihak dalam pelaksanaan kompetisi.
Sekretaris Jenderal PB FOBI, Hery Lim, dan Ketua Harian PB FOBI, Arifin Himawan turut hadir dalam konferensi pers tersebut bersama perwakilan Mal Ciputra Jakarta dan Kong Ha Hong.
Kehadiran jajaran PB FOBI menjadi bagian dari dukungan organisasi terhadap penyelenggaraan kompetisi barongsai yang berkualitas. Kolaborasi tersebut juga diharapkan dapat memperkuat pembinaan atlet serta memperluas pengenalan olahraga barongsai kepada masyarakat.
General Manager Mal Ciputra Jakarta, Ferry Irianto, menjelaskan bahwa peningkatan skala kompetisi menjadi internasional merupakan kelanjutan dari respons positif masyarakat terhadap kompetisi yang diselenggarakan pada tahun sebelumnya.
Melalui penyelenggaraan di pusat perbelanjaan, masyarakat dapat menyaksikan pertandingan barongsai internasional secara langsung tanpa harus pergi ke luar negeri. Ajang ini sekaligus menjadi sarana untuk menumbuhkan sportivitas, kepercayaan diri, dan persahabatan antaratlet dari berbagai negara.
FOBI Dukung Kompetisi Barongsai di Ruang Publik
Ketua Umum PB FOBI, Edy Kusuma, menyampaikan apresiasi kepada Mal Ciputra Jakarta, Kong Ha Hong, seluruh peserta, jajaran juri, panitia, dan berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kompetisi tersebut.
“Barongsai International Competition 2026 menjadi bukti bahwa olahraga barongsai terus berkembang dan semakin mendapatkan tempat di tengah masyarakat. Saya menyampaikan apresiasi kepada Mal Ciputra Jakarta, Kong Ha Hong, seluruh peserta, juri, panitia, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan luar biasa,” ujar Edy Kusuma.
Menurutnya, kehadiran tim-tim dari berbagai negara memberikan kesempatan berharga bagi atlet barongsai Indonesia untuk menambah pengalaman, mengukur kemampuan, dan meningkatkan standar prestasi.

“FOBI berkomitmen untuk terus mendukung penyelenggaraan kompetisi yang berkualitas dan bertaraf internasional. Melalui ajang seperti ini, atlet-atlet Indonesia dapat belajar, bertanding, dan berkembang bersama tim terbaik dari negara lain. Kami berharap barongsai Indonesia semakin berprestasi dan mampu membawa nama bangsa di tingkat dunia,” lanjutnya.
Sekretaris Jenderal PB FOBI, Hery Lim, juga mengapresiasi komitmen Mal Ciputra Jakarta dalam mendukung perkembangan olahraga barongsai melalui penyelenggaraan kompetisi.
Menurut Hery, pusat perbelanjaan menjadi lokasi yang efektif untuk mendekatkan barongsai kepada masyarakat. Pengunjung dapat mengenal dan menyaksikan secara langsung bagaimana sebuah kompetisi barongsai diselenggarakan serta bagaimana para atlet bertanding.
Penyelenggaraan di ruang publik juga diharapkan dapat menarik minat masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal dan menekuni barongsai sebagai olahraga prestasi. Barongsai saat ini telah masuk dalam pembinaan KONI dan dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Nasional (PON).
Persaingan Ketat Tim dari Lima Negara
Nomor yang dipertandingkan dalam Barongsai International Competition 2026 adalah Barongsai Tonggak. Nomor ini menuntut kemampuan atlet dalam menjaga keseimbangan, koordinasi, ketepatan gerakan, dan kekompakan di atas tonggak pertandingan.
Setiap tim tampil sebanyak dua kali dan dinilai oleh jajaran juri berpengalaman dari Indonesia, Hong Kong, Australia, Tiongkok, dan Malaysia. Persaingan berlangsung ketat dengan selisih nilai yang tipis di antara para peserta.
Ribuan pengunjung memadati area pertandingan selama dua hari penyelenggaraan. Sorak-sorai penonton mengiringi setiap atraksi dan rangkaian gerakan yang ditampilkan para peserta.
Berdasarkan hasil akhir, Guang Xi Xing Lion Troupe of Ting County dari Tiongkok berhasil meraih juara pertama dengan total nilai 18,72.
Posisi kedua ditempati Kepong Hong Teck Dragon and Lion Dance Sport Association dari Malaysia dengan nilai 18,61. Wakil Indonesia, Kwan Tek Bio Lion Dance, berhasil menempati posisi ketiga dengan nilai 18,48.
Berikut hasil akhir Barongsai International Competition 2026:

Selain Kwan Tek Bio Lion Dance, dua wakil Indonesia lainnya juga berhasil menembus enam besar. Kong Ha Hong Team A menempati posisi kelima, sedangkan Sian Djin Ku Po berada di posisi keenam.
Keberhasilan tiga tim Indonesia menembus enam besar menunjukkan bahwa atlet barongsai nasional mampu bersaing dengan tim-tim berkualitas dari berbagai negara.
Barongsai International Competition 2026 tidak hanya menjadi ajang untuk menentukan pemenang, tetapi juga menjadi ruang pertukaran pengalaman, penguatan persahabatan lintas negara, dan pengenalan barongsai sebagai olahraga prestasi kepada masyarakat luas.
Mal Ciputra Jakarta bersama Kong Ha Hong dan FOBI berharap kompetisi ini dapat terus diselenggarakan dan berkembang menjadi agenda internasional yang mempertemukan lebih banyak atlet serta tim barongsai terbaik dari berbagai negara.

