Yogyakarta, 28 Agustus 2026 – Pengurus Daerah Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan Penataran Juri Daerah FOBI DIY Tahun 2026 pada 28–30 Agustus 2026 di Yogyakarta.
Kegiatan yang diikuti oleh 14 peserta ini merupakan bagian dari program pembinaan FOBI DIY dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia, khususnya perangkat pertandingan olahraga Barongsai dan Naga di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Penataran berlangsung selama tiga hari dengan rangkaian kegiatan berupa pembekalan materi, pendalaman regulasi pertandingan, serta ujian teori dan praktik. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan memiliki pemahaman yang semakin baik mengenai standar penjurian FOBI serta mampu menjalankan tugas sebagai juri secara profesional, objektif, dan berintegritas.
Ketua FOBI Daerah Istimewa Yogyakarta, Roy Setiyanto, mengatakan bahwa Penataran Juri Daerah merupakan salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas perangkat pertandingan di DIY. “Melalui penataran ini, kami berharap para peserta tidak hanya semakin memahami regulasi dan teknis penjurian, tetapi juga memiliki integritas dan objektivitas dalam menjalankan tugas. Juri memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kualitas dan sportivitas sebuah pertandingan,” ujar Roy Setiyanto.

Roy juga berharap para peserta nantinya dapat menjadi bagian dari penguatan perangkat pertandingan di Daerah Istimewa Yogyakarta sekaligus turut mendukung pembinaan dan perkembangan olahraga Barongsai dan Naga di daerah.
Ketua Umum Pengurus Besar FOBI, Edy Kusuma, turut menyambut baik penyelenggaraan Penataran Juri Daerah FOBI DIY Tahun 2026. Menurutnya, peningkatan kualitas juri di tingkat daerah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pertandingan yang semakin profesional dan terstandar di seluruh Indonesia. “Kualitas sebuah pertandingan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan atlet, tetapi juga oleh kualitas perangkat pertandingan yang bertugas. Kami berharap penataran ini dapat melahirkan juri-juri yang kompeten, berintegritas, dan mampu menjalankan tugas sesuai dengan standar serta regulasi FOBI,” ujar Edy Kusuma.
Dalam pelaksanaan penataran tersebut, Pengurus Besar FOBI menugaskan tiga penatar, yaitu Andrean Wijaya, Wan Gust Halim, dan Frendy Sulistyo. Ketiganya memberikan materi dan pembekalan kepada para peserta mengenai berbagai aspek penjurian dan regulasi pertandingan sesuai dengan standar FOBI.
Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan registrasi dan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan sesi materi. Pembekalan dan pendalaman materi berlanjut pada hari kedua, sementara pada hari terakhir peserta dijadwalkan mengikuti ujian teori dan ujian praktik sebagai bagian dari proses evaluasi sebelum kegiatan ditutup.

Pelaksanaan Penataran Juri Daerah FOBI DIY Tahun 2026 turut mendapatkan dukungan dari KONI Daerah Istimewa Yogyakarta, D’Senopati Malioboro Grand Hotel, serta The Malioboro Hotel & Conference Center. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam terselenggaranya kegiatan pembinaan dan peningkatan kualitas perangkat pertandingan FOBI di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak perangkat pertandingan di Daerah Istimewa Yogyakarta yang memiliki kompetensi sesuai standar FOBI. Kehadiran juri yang berkualitas diharapkan turut mendukung terselenggaranya pertandingan yang profesional, adil, dan berkualitas, sekaligus memperkuat pembinaan prestasi olahraga Barongsai dan Naga di Indonesia.

