Kontingen Indonesia kembali menorehkan prestasi pada ajang Wai Mou International Lion Dance Championship 2026 yang berlangsung di GOR Fude Tang Padang, Sumatera Barat, pada 15–17 Agustus 2026.

Dalam kejuaraan yang mempertemukan sejumlah tim barongsai dari Indonesia dan mancanegara tersebut, tim Indonesia berhasil meraih Juara I pada Pertandingan Barongsai Tradisional serta Juara III pada Pertandingan Barongsai Taolu Bebas.
Indonesia Fudetang Dragon and Lion Dance Troupe Juara I Barongsai Tradisional
Pada kategori Pertandingan Barongsai Tradisional yang berlangsung pada 15–16 Agustus 2026, Indonesia Fudetang Dragon and Lion Dance TrouTaolumpil sebagai yang terbaik dengan memperoleh nilai bersih 9,26.

Indonesia Fudetang Dragon and Lion Dance Troupe menempati posisi teratas, mengungguli Xuan Long Dragon and Lion Dance Rawang Selangor dari Malaysia yang berada di posisi kedua dengan nilai 9,22. Posisi ketiga ditempati tim Indonesia lainnya dengan nilai 9,14.
Hasil lengkap sepuluh besar kategori Barongsai Tradisional adalah:
- Indonesia Fudetang Dragon and Lion Dance Troupe — 9,26
- Xuan Long Dragon and Lion Dance Rawang Selangor — 9,22
- Indonesia Fudetang Dragon and Lion Dance Troupe — 9,14
- USA Soaring Phoenix Dragon & Lion Dance Association — 8,89
- Australia Yaolin Kung Fu Association — 8,84
- France Xuan Long Sports Association — 8,73
- International Youth China Huadu District Tongbian Village Xu Pavilion Branch — 8,70
- Keung’s Dragon & Lion Dance Team — 8,66
- China Hong Kong International Youth Association — 8,58
- USA Xuan Long Sports Association — 8,49
Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian penting bagi barongsai Indonesia, terlebih kategori ini diikuti oleh peserta dari berbagai negara seperti Malaysia, Amerika Serikat, Australia, Prancis, Tiongkok, dan Hong Kong.
Indonesia Fudetang Dragon and Lion Dance Troupe Raih Podium Ketiga Barongsai Taolu Bebas
Pada kategori Pertandingan Barongsai Taolu Bebas yang digelar pada 16–17 Agustus 2026, Indonesia Fudetang Lion Dance Troupe kembali menunjukkan kualitasnya dengan meraih peringkat ketiga.

Indonesia Fudetang Dragon and Lion Dance Troupe mengumpulkan nilai bersih 9,10, berada di belakang Persatuan Sukan China Sungai Besi dari Malaysia yang menjadi juara dengan nilai 9,37 dan Xuan Long Dragon and Lion Dance Rawang Selangor – Red Team yang menempati posisi kedua dengan nilai 9,30.
Hasil tersebut menunjukkan ketatnya persaingan di kategori Taolu Bebas. Selisih antara peringkat pertama dan ketiga hanya 0,27 poin, sementara posisi ketiga dan keempat hanya terpaut 0,02 poin.
Hasil sepuluh besar Taolu Bebas:
- Persatuan Sukan China Sungai Besi — 9,37
- Xuan Long Dragon and Lion Dance Rawang Selangor – Red Team — 9,30
- Indonesia Fudetang Dragon and Lion Dance Troupe — 9,10
- Xuan Long Dragon and Lion Dance Rawang Selangor – Blue Team — 9,08
- Xuan Long Dragon and Lion Dance Ampang Selangor — 8,99
- Keung’s Dragon & Lion Dance Team — 8,97
- China Hong Kong International Youth Association — 8,76
- USA Soaring Phoenix Dragon & Lion Dance Association — 8,42
- International Youth China Huadu District Tongbian Village Xu Pavilion Branch — 7,80
- Xuan Long Dragon & Lion Dance KL — 0,00

Prestasi Indonesia di Kancah Internasional
Dua hasil tersebut memperlihatkan konsistensi prestasi tim Indonesia dalam menghadapi persaingan Barongsai tingkat internasional. Gelar juara pada kategori Tradisional sekaligus podium ketiga pada kategori Taolu Bebas menjadi bukti bahwa tim Indonesia mampu bersaing dengan berbagai tim dari Asia, Eropa, Amerika, dan Australia.
Wai Mou International Lion Dance Championship 2026 juga menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga barongsai di Indonesia, khususnya dalam meningkatkan pengalaman bertanding atlet melalui kompetisi dengan tim-tim internasional.
Ketua Umum PB FOBI, Bapak Edy Kusuma, menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, serta pihak-pihak yang telah mendukung perjuangan tim Indonesia dalam kejuaraan ini. Apresiasi juga disampaikan atas kerja keras dan dedikasi seluruh tim yang telah membawa nama Indonesia berprestasi di ajang internasional tersebut.

Prestasi tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi Indonesia dalam perkembangan olahraga barongsai internasional sekaligus menjadi motivasi bagi atlet-atlet barongsai Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas dan prestasi di berbagai ajang berikutnya.












